Guru Honorer : Pahlawan yang Terlupakan

Tepat 74 tahun silam, kita kembali diajak untuk mengenang jasa para pahlawan yang sejatinya perlu kita ingat setiap saat. Di era sekarang, kita akan melihat sosok pahlawan dari seorang guru honorer. Gaji yang minim tentu tidak sebanding dengan peran mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Memaknai Hari Pahlawan, Laz Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menyambangi rumah Bapak Cipto, seorang guru honorer di SD N 1 Sokanegara. Beliau adalah sosok yang mencintai dunia pendidikan dan sudah mulai mengajar sejak di bangku kuliah. “Saya mulai (mengajar) sejak 2003 saat itu masih kuliah semester lima”, ungkapnya. Rumah yang ditempati sejatinya bukan miliknya, melainkan rumah dinas yang disediakan pihak sekolah.

Banyak lagi sosok Bapak Cipto yang lain di luar sana. Penghasilan mereka sebagai guru honorer seringkali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedikit apresiasi dari Laz Al Irsyad, kami membagikan paket sembako dan uang untuk membantu pemenuhan kebutuhan seorang istri dan kedua anaknya.

Semoga yang sedikit ini memberi dahaga akan minimnya perhatian terhadap guru honorer. Sudah menjadi tugas kita untuk mengapresiasi sosok guru, pahlawan tanpa tanda jasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *